4 Makna Zakat dan Keutamaannya

Salah satu rukun Islam yang memiliki social impact yang besar adalah zakat. Zakat adalah salah satu amalan yang wajib ditunaikan umat Islam yang telah memenuhi syarat.

Pengertian zakat menurut Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha yang dimiliki oleh orang Islam untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam.

Sebagaimana termaktub dalam surah At-Taubah ayat 103 yang berbunyi: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka”

Ada dua jenis zakat; pertama, zakat mal yaitu harta yang dikeluarkan oleh muzaki melalui amil zakat resmi untuk diserahkan kepada mustahik. Kedua, zakat fitrah yakni zakat jiwa yang diwajibkan atas setiap diri muslim yang hidup pada bulan Ramadhan.

Hakikatnya setiap kewajiban yang diemban oleh setiap muslim bermanfaat bagi dirinya sendiri. Singkatnya, dalam hal ini zakat pun memiliki keutamaan tersendiri. Hal ini bisa dilihat dari makna zakat itu sendiri secara harfiah yang mengandung ragam arti, sebagai berikut ini:

Pertama, At-Thahuru, yang artinya bersih dan suci. Zakat mampu membersihkan atau pun menyucikan mereka yang menunaikan zakat baik hartanya maupun jiwanya.

Kedua, Al-Barakatu, yang bermakna berkah. Artinya zakat bukan mengurangi harta Anda melainkan akan menjadikannya berkah. Berkah artinya bertambahnya kebaikan. Artinya zakat Anda akan mengundang banyak kebaikan bagi diri, keluarga bahkan lingkungan.

Ketiga, An-Numuw, punya arti tumbuh dan berkembang. Zakat membuat Anda memiliki optimisme dalam hidup. Zakat akan mendorong Anda agar selalu tumbuh dan berkembang. Sehingga semakin banyak harta, maka semakin banyak juga yang bisa didistribusikan ke umat agar terus tumbuh melalui instrumen zakat.

Keempat, As-Shalahu, yang berarti kebaikan dan kepantasan. Manfaat zakat ialah demi kebaikan sesama. Apa yang Anda tanam itu lah yang akan Anda tuai. Demikian juga dengan zakat, mendorong diri Anda memantaskan diri dalam skala kebaikan yang terus meluas dan berkembang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.