Kolaborasi Penyaluran Zakat Bilal Mayit dan Penggali Kubur bersama HR Community

Setelah kolaborasi dengan IDI dan PDUI Sumut, kini Laznas DPF menggaet HR Community untuk memperhatikan dua profesi mulia; Bilal Mayit dan Penggali Kubur di Medan Sumatera Utara. Melalui Laznas DPF, HR Community menaruh perhatian kepada Bilal mayit dan penggali kubur di Kota Medan pada Jumat (18/6).

Perhatian yang dimaksud adalah memberikan bantuan kepada 14 orang bilal mayit dan juga 6 orang penggali kubur yang berasal dari enam kecamatan berbeda yakni dari Medan Helvetia, Medan Maimun, Medan Johor, Medang Sunggal, Medan Kota, dan Medan Tuntungan.

CEO Laznas DPF, Ardian Ramadani Pulungan menyampaikan bahwa Kehadiran lembaga amil zakat hendaknya memang dapat mengkolaborasikan banyak program yang memberdayakan mereka yang membutuhkan. Hal ini tentunya dinilai lebih efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan. “Bantuan utama yang ingin kami perjuangkan tidak hanya bersifat bantuan instan namun dapat berkelanjutan untuk mensejahterakan kaum yang membutuhkan,” Ungkapnya.

Penyerahan bantuan sebanyak 20 paket sembako ini diberikan kepada bilal mayit dan penggali kubur dalam rangkaian silaturrahmi HR Community bersama Laznas DPF di lantai 2 pelataran Wong Solo, Gajah Mada, Medan Sumatera Utara.

Kolaborasi disinergikan untuk menjadi program pengembanggan yang lebih produktif, sehingga para penerima manfaat yang terdiri dari bilal mayit dan penggali kubur juga mendapatkan pemanfaatan yang lebih baik. “Program ini hadir untuk memuliakan profesi bilal mayit dan penggali kubur yang bisa jadi terabaikan selama ini. Mudah- mudahan profesi ini mendapat perhatian penuh dari seluruh masyarakat,” ujar Ardian.

Nafril, selaku Presiden HR Community mengatakan bahwa peristiwa silaturrahmi ini merupakan momen yang menarik. Ia menambahkan hal ini dikarenakan belum pernah terpikirkan oleh HR Community untuk menyentuh profesi bilal mayit dan penggali kubur. ”Mereka ini adalah dua profesi mulia, bagi saya mereka ini seperti kontraktor yang telah meniatkan rumah masa depan (akhirat),” Tegasnya ketika menyampaikan sambutan di hadapan 20 orang profesi bilal mayit dan penggali kubur.

Proses penyerahan bantuan pejuang keluarga bagi bilal mayit dan penggali kubur ini dilakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Terlebih dahulu mereka dilakukan skrining Covid-19 dengan menggunakan GeNose C19 yang merupakan layanan kesehatan yang dimiliki oleh Laznas DPF.

Leave A Reply

Your email address will not be published.